Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia- selamat malam semua putra-putri ibu pertiwi semua rakyat indonesia,semoga kesehatan,keselamatan,kebahagiaan selalu dilimpahkan Tuhan YME kepada kita dan bansa kita tercinta.
buat yang muslim selamat menunaikan ibadah sholat maghrib,buat non muslim,selamat menyambut malam akhir pekan dengan selalu mengingat Tuhan serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa kita.
Ini puisi yang membuat sukma saya serasa bergetar,melejit serta gelora semangat semakin membuncah!.TETAP MERDEKA!!!!!!!.
UNGKAPAN PERASAAN PANCASILA
Karya : Enha Syamha M. Noor.(santri pesantren Futuhiyah,Mranggen,Kabupaten Demak).
Aku ini pandangan hidupmu,
Aku ini pelita kehidupanmu,
Aku ini darah dagingmu,
Aku ini pendirian segala derap langkahmu.
Pikiranku penuh tekhnologi,
Dadaku penuh hikmah dan takhta,
Perutku ini penuh intan permata, dan
Jiwaku adalah segala-galanya.
Mungkin engkau belum mengerti siapa daku ini sebenarnya,
Mengertilah wahai kaumku!,
Aku meng Esakan Tuhan,
Aku selalu menegakkan keadilan.
Aku cinta persatuan, aku berkerakyatan atas dasr kebijaksanaan,
Dan aku, adalah aku, dia, mereka,serta semuanya.
Hidupuku di bawah naungan panji-panjimu,
Panji-panjimu terhentak tak mempedulikan aku,
Aku hamba Tuhan yang nestapa,tetali aku kaya!,
Daratan, lautan dan ufara, semuanya milikku.
Bahkan engkau,dia serta mereka semuanya adalah milikku.
Laskarku hanya untukmu wahai bangsa dan negaraku.
Laskarmu hanya untuk mempertahankan dan melindungi diriku.
Aku curahkan segala pengorbanan untukmu.
'Tuk membahagiakanmu,'tuk memulyakanmu,'tuk mdngangkat martabatmu dari jurang pemisah yg semakin menganga.
Dan untuk menopang senjata yang akan menghancurkanmu,
Dan kini telah waktunya 'tuk memperkenalkan diri ke haribaanmu,
Siaoa namaku yang sebenarnya,
Ketahuilah wahai kaumku,
Namaku,. . .namaku . . .namaku adalah "PANCASILA".
Karya : Enha Syamha M. Noor.(santri pesantren Futuhiyah,Mranggen,Kabupaten Demak).
Aku ini pandangan hidupmu,
Aku ini pelita kehidupanmu,
Aku ini darah dagingmu,
Aku ini pendirian segala derap langkahmu.
Pikiranku penuh tekhnologi,
Dadaku penuh hikmah dan takhta,
Perutku ini penuh intan permata, dan
Jiwaku adalah segala-galanya.
Mungkin engkau belum mengerti siapa daku ini sebenarnya,
Mengertilah wahai kaumku!,
Aku meng Esakan Tuhan,
Aku selalu menegakkan keadilan.
Aku cinta persatuan, aku berkerakyatan atas dasr kebijaksanaan,
Dan aku, adalah aku, dia, mereka,serta semuanya.
Hidupuku di bawah naungan panji-panjimu,
Panji-panjimu terhentak tak mempedulikan aku,
Aku hamba Tuhan yang nestapa,tetali aku kaya!,
Daratan, lautan dan ufara, semuanya milikku.
Bahkan engkau,dia serta mereka semuanya adalah milikku.
Laskarku hanya untukmu wahai bangsa dan negaraku.
Laskarmu hanya untuk mempertahankan dan melindungi diriku.
Aku curahkan segala pengorbanan untukmu.
'Tuk membahagiakanmu,'tuk memulyakanmu,'tuk mdngangkat martabatmu dari jurang pemisah yg semakin menganga.
Dan untuk menopang senjata yang akan menghancurkanmu,
Dan kini telah waktunya 'tuk memperkenalkan diri ke haribaanmu,
Siaoa namaku yang sebenarnya,
Ketahuilah wahai kaumku,
Namaku,. . .namaku . . .namaku adalah "PANCASILA".


