
Sukses Hingga Akhir
Motivasi - Setiap Kali
Saya Merenung Kalimat Diatas, Jiwa Saya Merasakan Suatu Getaran Persaan Takut,
Ada Satu Pesan Penting Yang Terkandung Dalam Kalimat Itu, Suatu Pesan Yang
Terlalu Berharga Unntuk Kita Lewatkan, Itu Sebab Dalam Artikel Kali Ini Saya
Mengajak Kita Untuk Sama-Sama Merenungkannya Kembali.
Bagi Saya
Pribadi, Kalimat Diatas Kira-Kira Bertutur Begini:
“Sadarlah Bahwa Yang Paling Penting Bukan Bagaimana Kodisi
Titik Awal Ketika Anda Memulai Perjalanan Menuju Sebuah Kesuksesan, Bahkan,
Buka Mengenai Berapa Besar Kesuksesan Yang Telah Anda Raih Hingga Detik Ini,
Bukan Itu! Tetapi, Sesungguhnya Yang Paling Penting Adalah Bagaimana Kondisi
Titik Akhirdaripada Seluruh Perjalanan Hidupmu.”
Masing-Masing Kita Memulai Perjalanan Dari Titik Awal, Suatu
Titik Yang Berbeda Bagi Setiap Orng,Diantara Kita Ada Yang Memulai Dari Kondisi
Serba Cukup Bahkan Berkelebihan, Bayangkan Saja Seseorang Yang Lahir Dari Orang
Tua Yang Berpendidikan Tinggi Serta Memiliki Materi Lebih Dari Cukup, Apalagi
Bilaia Memiliki Postur Tubuh Dan Kondisi Fisik Yang Serba Baik, Tentu Saja
Semua Itu Memberikan Berbagai Bentuk Kemudahan Untuk Menuju Suatu Titik Bernama
“Kesuksessan”.
Namun, Diantara Kita Banyak Juga Yang Memulai Perjalanan
Dari Titik Awal Dengan Kondisi Yang
Sangat Terbatas, Saya Pun Termasuk Dalam Kelompok Ini, Secara Singkat, Saya
Lahir Sebagai Bungsu Dari Enam Bersaudara, Di Suatu Desa Yang Samppai Hari Ini
Desa Tersebut Belum Dialiri Listrik Dan Jalan Beraspal,Tidak Heran Bila Baru
Pada Usia Seuluh Tahun Say Berhasil Mellihat “Benda Bernama Mobil, Karena Pada Usia Itulah Pertama Kali Saya
Keluar Dari Desa Tersebut.
Pada Usia Masih Sembilan Bulan Ayah Saya Pergi Untuk
Selamanya, Dan Karena Suatu Faktor, Sejak Saat Itu Berbagai Macam Kesulitan Dan
Penderitaan Kami Alami, Saya Masih Ingat, Waktu Masih Anak-Anak, Saya Tidak
Pernah Berfikir Atau Membayangkan Untuk Sekolah Di Jakarta, Apalagi Sekolah Di
Australia Selama Enam Tahun, Apalagi Menjalani Profesi Sebagai Moootivator
& Business Trainer Seperti Saat Ini, Satu Hal Yang Saya Tahu, Saya Memulai
Dari Titik Awal Dengan Kondisi Yang Sangat Terpuruk.
Tetapi Seperti Pesan Dari Kalimat Pembuka Diatas, Bahwa
Kondisi Awal Bukanlah Yang Terpenting, Sebaliknya, Pertanyaan Yang Membuat Hati
Saya Gemeteran Adalah Ini :
“Ketika Saya Tiba Pada
Titik Akhir Itu, Yakni Detik Terakhr Memmanggil, Dan Saya Meninggalkan Dunia
Yang Sementara Ini, Pada Saat Itum Akankah Tuhan Menemukan Saya Tengah
Mengerjakan Yang Terbaik? Akankah Tuhan Menemukan Sya Tengah Bekerja Dengan
Seluruh Potensi Yang Telah Ia Berikan.?”
Jelas, Ini Adalah Perjuangan Setiap Detik, Dan Pelombaan
Sepanjang Hidup, Tidak Heran Bila Ditemukan Bahwa Dari Sepuluh Pejuang Berbalik
Arah, Menyerah Pada Kenikmatan Sesaat Dan Berakhir Dalam Kemalagan, Maka Sekali
Lagi Mari Kita Ingat, Bahwa “Bukan Titik
Awal Yang Penting, Melainkan Titik Akhir Dari Perjuangan Hiidup Kita
Masing-Masing.”
- Templeton & Clifford
Bila Anda Cukup Banyak Membaca, Anda Ppasti Pernah Mendengar
Billy Graham. Tetapi Bagaimana Dengan Bernama Chuck Templeton Dan Bron Clifford
? Apakah Anda Pernah Mendengar Nama Kedua Orang Itu.? Kemungkinan Tidak Pernah,
Karena Kedua Orang Itu Pernah Berjuang Dan Berhasil Mencapai Suuatu Kesuksesan
Besar Namun Mengahirinya Dalam Keadaan Mengenaskan.
Dikisahkan Bahwa Tahun 1945, Sama Seperti Billy Graham,
Setiap Kali Chuck Templeton Dan Bron Clifford Berkhotbah Ribuan Orang Memadati
Auditorium, Ribuan Orang Rela Mengantri Berjam-Jam Hanya Untuk Mendengarkan
Mereka Berbicara, Setiap Kali Mereka
Berbicara, Mereka Menyenntuh Hati Para Pendengar Dan Ribuan Orang Pun
Diubahkan Hidupnya, Singkat Kata, Mereka Bertiga Pernah Dikenal Sebagai
Pembicara Dan Pengkhotbah Ulung.
Namun Tidak Lama Setellah Kesuksesan Iitu, Pada Tahun 1950,
Templeton Meninggalkan Pekerjaannya Sebagai Seorang Pengkhotbah,Ia Menjadi
Atheis Dan Meninggikan Tuhan, Demikian Juaga Dengan Clifford, Pada Tahun 1945
Ia Kkehilangan Kluarganya, Pekerjaannnya Dan Kesehatannya, Perlahan-Lahan
Clifford Bahkan Kehilangan Hidupnya Karena Kkencanduan Pada Alkohol, Ias
Meninggal Pada Usia Tiga Puluh Lima
Tahun, Ia Pergi Tanpa Nyanyian Dan Tanpa Penghargaan, Sungguh Sebuah Titik
Akhir Yang Membuat Hati Saya Gemetar.
-Mengingat
Yang Terhilang
Sekkarang, Cobalah Ingat-Ingat Beberapa Nama Yang Pernah Anda
Kenal Sebagai Seorang Yang Sangat Sukses, Seorang Panutan, Idola, Atau Bahkan
Seorang Pahlawan Bagi Jutaan Umat,Pada Masa Kejayaan Mereka, Kisah Sukses
Orang-Orang Ini Mungkin Pernah Diliput Oleh Berbagai Media, Jutaan Orang Jatuh
Hati Dan Mengagumi Mereka.
Namun Dimanakah Mereka Kini? Bagaimana Keadaan Mereka? Apakah
Masih Memberikan Pengaruh Positif?
Apakah Mereka, Setidanya Sisa Kejayaan Masa Lallu, Masih Berjuang?
Ataukahmereka Telah Jatuh, Hancur Berkeping-Keping Dan Berakhir Dalam Keputs-Asaan?
Bagaimana Dengan Diri Anda Sendiri? Mari Merenung, Dan Mari
Menjawab Dengan Jujur, Karena Kalau Kita Sudah Tidak Lagi Mampu Jujr Pada Diri
Sendir, Lalu Apa Yang Dapat Kita Perbaiki Dari Diri Ini? Untuk Membantu Anda
Merenung, Mohon Jawab Pertanyaan Sederhana Ini:
“Bila Selama Satu Bulan Ini Seluruh
Kisah Hidup Anda Dibongkar Di Hadapan Publik, Ditayangkan Di Layar Tv Dan Media
Lain, Akankah Duniia Menyaksikan Seorang Yang Lurus Hatinya.”
Setelah Seluruh Isi Pikiran Dan Tindakan Anda Ditampilkan Di
Hadapan Semua Orang, Akankah Anda Sendiri, Bersama Seluruh Keluarga Dan Para
Sahabat Berjalan Mengelilingi Kota Dalam Keadaan Bangga, Ata Dalam Keadaan
Malu Dan Kepala Tertunduk?
Jangan-Jangan, Sengaja Kkejahatan Dan Kebejatan Kita, Apakah
Itu Perselingkuhan Atau Korupsi Yang Kita Lakukan, Ternyata Hanya Menunggu
Waktu Untuk Matang, Lalu Ia Keluar Dari Persembunyian Dan Menari Di Hadapan
Khalayak Banyak, Wah, Betapa Mengerikan Ketika Hari Itu Benar-Benar Datang!
Karenna Itu, Sekali Lagi, Mari Kita Sadari Dengan
Sungguh-Sungguh Bahwa Yang Paling Penting Bukkan Bagaimana Kondisi Titik Awal Ketika Kita Memulai
Perjalanan Menuju Sebuah Kesuksesan, Bahkan, Bukan Juga Mengenai Berepa Besar
Kesuksesan Yang Telah Kita Raih Hingga Detik Ini, Bukan Itu! Tetapi, Sesungguhnya
Yang Paling Penting Adalah Bagaimana Kondisi Titik Akhir Daripada Seluruh Perjalanan Hidup Kita
Masing-Masing.”
Ketika Seluruh Isi Pikiran Dan Tindakan Kita Ditamplikan Di
Hadapan Umum, Akankah Mereka Menemukan Seorang Yang Jujur Dan Lurus Hati ?
Semoga!
Sukses Untuk Anda...!!!

